Jumat, 03 Desember 2010

Siaran Pers : 0076/Protes.DPRD/X/2010

Protes dan Mosisi tidak percaya Atas Sikap Komisi I DPRD Nusa Tengagra Barat yang telah melalaikan penderitaan rakyat.



Salam pembebasan……….!!!!!

Bersama ini kami dari Komite Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nasional (KPW STN) Nusa Tenggara Barat menyesalkan tindakan DPRD Nusa Tengga Barat dalam hal ini Komisi I yang telah melalaikan Perintah Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat untuk menerima Hearing KPW STN Nusa tenggara barat terkait beberapa sengketa agraria di kabupaten lombok timur desa persiapan sakaroh kecamatan jerowaru dan Kabupaten Lombok tengah desa mekar sari kecamatan peraya barat antara petani dengan pemerintah dalam hal ini dinas kehutanan yang dalam praktiknya kami menilai sebagai perpanjangan tangan para pemilik modal dalam hal ini pengusaha pariwisata dalam rangka mewujudkan programatik pemerintah nusa tenggara barat dimana sector pariwisata dinjadikan sebagai konsentrasi pembangunan,namun bagi kami program ini hanya lah program pantastis yang jauh dari situasi obyektive dimana daerah yang akan di jadikan sebagai konsentrasi pengembangan pariwisata selalu menimbulkan konflik agraria rielnya rakyat di rampas tanahnya (sembunyi di balik clim tanah ini masuk dalam kawasan hutan lindung) sehingga pembangunan sector pariwisata di paksakan yang berekses pada hilangnya lahan productive rakyat (lahan pertanian) yang di sulap jadi Hotel dan sebagainya hingga ekses sosialnya banyak massa rakyat Nusa tenggara barat miskin dan jadi TKI.

Atas situasi ini kami KPW STN nusa tenggara barat satu bulan yang lalu bermaksud menyelesaikan beberapa kasus di sector pariwisata yang melibatkan petani dengan Negara dalam bentuk dialog dengan wakil rakyat yang kami ajukan pada 31 agustus 2010 dan meminta kepada wakil rakyat tersebut bisa menerima kami pada 06 oktober 2010 namun samapi sekarang kami belum di terima oleh komisi I yang di tunjuk ketua DPRD nusa tenggara barat untuk menerima kami.

Usaha untuk mengkongkritkan pertemuan itu kami KPW STN nusa tenggara barat sudah maksimal melakukan komunikasi dengan pihak komisi I DPRD nusa tenggara barat baik via telepon dengan ketua komisi I,ajudannya,datang lansung ke Ruangan Komisi namun dengan alasan yang pura pura sibuk pihak komisi I DPRD nusa tenggara barat baik ketua maupun ajudan nya selalu beralasan kami belum bisa menerima karna: semua anggota kunjungan ke luar daerah dan terakhir kami konfermasi 14 Oktober 2010 kami melakukan komunikasi terakhir dan pihak komisi I DPRD nusa tenggara barat bilang tidak bisa menerima kami dengan alasan yang sama yakni ketuanya bilang saya yamng ada anggota yang lain masih di aceh dan sebagainya.

Atas fakta – fakta ini kami KPW STN nusa tenggara barat menyatakan :

1. mosi tidak percaya pada anggota DPRD khususnya Komisi I yang telah melalaikan pendritaan rakyat .
2. mendesak agar kami di terima langsung oleh ketua DPRD Nusa tenggara barat dan memanggil dinas kehutanan (DISHUT) nusa tenggara barat pada sabtu 23 oktober 2010,pkl 10.00 wita bertempat di kantor DPRD nusa tenggara barat.
3. Jika tidak segera di respon kami kan menggelar aksi massa di kantor DPRD Nusa tenggara barat.

Atas kesiapannya,kami haturkan banyak terima kasih.


Tanah,Modal,Teknologi Modern,Murah,Massal Untuk Pertanian Kolektive
Di Bawah Dewan Tani/Rakyat……!!!!




Mataram, 14 oktober 2010
KPW STN Nusa Tenggara Barat

Ahmad Rifai
Ketua







Sekertariat Bersama :
Jln.Dodokan 15 No 07 BTN Kekalik Kota Mataram
Blog : www.tanintbbergerak.blogspot.com
email : stnntb_menang@yahoo.co.id
Hp : 085739429060, 087865369100

Tidak ada komentar:

Posting Komentar